Satria Duta & Turnamen Indonesia Master 2021

Pengalaman perdana Duta dalam pertandingan catur offline 2021 ini agak menegangkan bagi kami. Bukan hanya karena Covid di Jakarta sedang tinggi sehingga membuat kami selalu was-was, tapi juga kualitas turnamen ini sangat tinggi buat Duta.

Duta mendapat undangan wildcard dari panitia untuk mengikuti turnamen “Indonesia Master 2021” yang isinya memang para master dan pemain terkuat Indonesia. Ada 52 pemain yang tampil dan Duta menduduki ranking awal 46.

Sebagai pengalaman pertama, harapan kami: yang penting bukan posisi terakhir dan Duta tidak trauma. Sesederhana itu.

Lala bahkan menuliskan status di Facebook usai kekalahan Duta di babak pertama melawan IM Muhammad Ivan Situru: “Rasa hati lihat anak masuk ring bakal babak belur itu gimanaaaa gitu. Mana aku paling takut nonton film horor..”

Bersyukur babak ke-2 Duta menang melawan Arifa Rizki yang secara rating sebenarnya lumayan jauh di atasnya. Hasil kemenangan ini seperti mengangkat beban berat dari bahu Duta. Dia menjadi lebih rileks bermain.

Apalagi setelah dia berhasil menahan remis IM Awam Wahono di babak ke-3.

Puncak kebahagiaan Duta ada di babak ke-4. Duta harus bertemu GM Cerdas Barus, salah satu grandmaster sekaligus pemain senior Indonesia. Mendapat kesempatan tanding saja sudah membuat Duta bahagia. Apalagi secara mengejutkan dia berhasil mengalahkannya.

Di babak ke-5, Duta sempat tegang saat berhadapan dengan IM Mohammad Ervan, pemain kuat Indonesia yang baru saja lolos ikut Kejuaraan Catur dunia di Rusia tahun ini. Ternyata Duta berhasil menahan remis mas Ervan!

Ketegangan terus meningkat saat babak ke-6 Duta harus melawan gurunya, IM Danny Juswanto. Wajah Duta terlihat tegang. Untunglah Duta bisa membuat pertandingan berakhir remis.

Setelah bertahan beberapa babak, di babak ke-7 akhirnya Duta tumbang melawan FM Kurniawan.

Kami merasa ini sudah puncak Duta. Hingga babak ke-7 Duta meraih poin 3 1/2.

Tapi ternyata kekalahan di babak ke-7 tak membuat Duta ciut. Dia berhasil mengalahkan gurunya yang lain, IM Anjas Novita di babak ke-8.

Ya Tuhan, ini seperti mukjizat karunia besar Tuhan kepada Duta.

Dan di babak ke-9 (terakhir), Duta menutup turnamen ini dengan manis melalui kemenangan atas FM Miftahul Hudany, juara Piala MPR 2020.

Dengan hasil tersebut, Duta mendapat skor 5 1/2 dan menempati peringkat 13, lompat jauh dibandingkan peringkat awalnya yaitu 46.

“Jangan lupa sujud syukur, Duta. Terima kasih kepada Tuhan,” aku meneguhkan Duta yang sangat berbahagia usai pertandingan.

Hasil ini sangat luar biasa dan di luar perkiraan kami.

Alhamdulillah. Puji Tuhan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KOMENTAR

1 thought on “Satria Duta & Turnamen Indonesia Master 2021”

  1. Alexander Tobing

    Wow.. Congratulations, Dik Satria! Semoga bisa menjadi GM ke-8 Indonesia dalam bbrp tahun ke depan. Aamiin YRA. Tetap belajar dan pantang menyerah ya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CERITA LAIN

Dunia Duta

Website ini adalah dokumentasi perjalanan Satria Duta. Sebagai proses dokumentasi perjalanan homeschooling Duta. Web ini dibuat dan dikelola oleh orangtua Satria. Jika Ingin menghubungi kami silakan melalui media sosial di bawah ini

© Dikelola oleh RumahInspirasi